History of Taman Baca Cicurug
HISTORY TAMAN BACA CICURUG
*volum
1(satu)…
Taman baca merupakan
sebuah komunitas yang berdiri pada tanggal 17 juni 2016 di Cicurug Sukabumi
Jawa Barat, gagasan berdirinya komunitas ini berawal dari sifat kepedulian dan
kegelisan dua orang mahasiswa Ridwan
Nawawi Arshad dan Irfan Fadilah dengan realitas di masyarakat yang ada terutama
di kalangan pemuda, dimana keadaan para
pemuda yang ada di daerah Cicurug yang masih berangapan bahwa pendidikan itu
hanyalah syarat untuk bisa mendapatkan kerja dengan perantaraan ijazah. Pada
taggal 30 juni menjadi gerbang awal taman baca cicurug menunjukan
eksistensialismenya di daerah Cicurug.
Pada hari kamis tanggal
30 juni untuk pertama kalinya taman baca membuka stand dengan dukungan dan
semangat dari 7 orang pemuda diantaranya , Ridwan sebagai penyedia buku, Irfan
Fadilah dan Irfan Idris menyediakan akomodasi, Lutfi mahardika serta Rizki
fidiyanto, sebagai marketing taman baca, Sulaeman Badudin dan Hendri surahman
sebagai tim kreatif dan disusul dengan Bagja Harum dan Ade Irwansyah untuk
bergabung ke taman baca Cicurug. Pertama kali terbentuk taman baca ini bernama “Perpustakaan Gratis”, nama taman
baca sendiri pertama diusulkan oleh
Hendri Surahman, maksud nama dari taman baca sendiri adalah sebuah taman yang di ibaratkan sesuatu yang indah yang
membuat semua orang nyaman dan akan senang berada ditaman baca yang sesui
dengan tujuan awal dibentuk untuk menciptakan Susana berlajar menjadi susana
bermain dengan target utamanya para pemuda di daerah Cicurug.
Perjalan awal yang
penuh liku – liku yang masih teringat pada saat awal taman baca membuka stand
di Alun-Alun Kaum Cicurug banyak orang yang menyangka bahwa kami berjualan
buku, belum lagi koleksi buku taman baca pada saat itu sangat sedikit dan hanya
memiliki buku- buku kalangan mahasiswa yang berisi buku-buku filsafat, sejarah,
dll, sedangkan pembaca buku pertama kali di taman baca cicurug adalah seorang
anak kecil usia SD. Kebingungan pernah mengahampiri kami….yang kemudian alhamdulillah
di berikan jalan kami di perkenalkan dengan kang ucok volunteer literasi yang
sudah banyak memiliki link dalam urusan ini. Pada malam takbiran idul fitri
2016 kang ucok untuk pertama kalinya
menyumbangkan buku sekitar 100 buah buku
anak yang berisikan cerita-cerita rakyat nusantara, dan setelah dua hari hari
raya idul fitri kami kembali mendapat
donasi buku lagi dari teman Sulaeman Baduddin berupa buku novel, komik, dan pelajaran untuk
tingkat SMP dan SMA yang menambah koleksi buku dari taman baca. Namun,
bertambahnya koleksi di taman baca masih belum mengajak masyarakat untuk mencintai
membaca, sepinya peminat dari 3 minggu
kami membuka stand, stand taman baca sepi tanpa pengunjung, dan pada akhirnya
kami memutuskan pada tanggal 20 agustus
2016 kami membuat sebuah event memperingati HUT RI dengan event musikalisasi puisi,
akustik, dan seni rupa yang bertujuan
menarik peminat pembaca di taman baca, selain itu kami bergabung bersama dengan
komunitas BMX Cicurug dengan harapan
dapat menarik minat pembaca di taman baca. Kami selalu berprinsip tidak ada
yang tidak mungkin selagi kita mampu yakin, sadar, sabar, dan semuanya itu di
ikat semata mata hanya ikhlas karena Allah taala.
Pada bulan September taman
baca ini mulai vakum dari aktivitasnya
karena kesibukan dari penggagas taman baca Ridwan dan Irfan fadilah yang memang masih tercatat sebagai mahasiswa
di Bandung (Ridwan (UIN Bandung) Irfan
(UNPAD) dan rekan-rekan pendiri taman baca cicurug lainya (Lutfi mahardika
(UNPAK) , Rizky fidiyanto, Sulaeman baduddin, dan hendri surahma) yang mulai di
sibukkan dengan kegiatannya, dan ini yang menyebabkan taman baca vakum untuk
sementara waktu…
To be continued…
Coming soon volume 2 history taman baca
cicurug.

Komentar
Posting Komentar